Estimasi lain dari dokumen/DED yang beredar — dikutip oleh Cakrawala Banggai — menunjukkan angka Rp 250–350 miliar, termasuk variasi Rp 280 miliar, Rp 300 miliar, bahkan laporan teknis yang menyebut Rp 441,5 miliar untuk total tahapan.
Jalan Lumpoknyo–Pasar Tua
Laporan media berbeda-beda: kisaran Rp 30–50 miliar (alokasi awal) muncul dalam pemberitaan Banggaikece, sementara estimasi lebih besar Rp 120–200+ miliar disampaikan dalam forum teknis dan laporan lain yang menyinggung kebutuhan talud, penanganan abrasi, dan pembebasan lahan.
Tambahan konteks dinamika proyek jalan juga muncul dalam pemberitaan Sangalu yang menyoroti banyaknya paket jalan lain yang sudah ditender—menggambarkan bagaimana angka alokasi awal sering hanya “pintu masuk” ke komitmen anggaran lebih besar.
Ada pula angka agregat yang menyebut paket awal kedua proyek: Rp 144,8 miliar (RS tahap awal + jalan tahap awal), salah satunya dalam laporan Banggaikece (paket proyek).
Singkatnya: di satu sisi ada angka alokasi tahunan yang kecil; di sisi lain ada estimasi total proyek yang jauh lebih besar — dan publik tidak diberi penjelasan koheren tentang perbedaan ini.
