Pelayanan Publik

Ambulans Rusak, Oksigen Kecil Kosong, Penanganan Anak Sesak Napas di Puskesmas Lobu Disorot

Ia membenarkan bahwa ambulans Puskesmas Lobu mengalami kerusakan berat sehingga tidak dapat digunakan. Kerusakan tersebut, kata dia, telah dilaporkan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai. Pihak puskesmas masih menunggu tindak lanjut perbaikan.

Rini menjelaskan, pihaknya menyarankan agar pasien terlebih dahulu dibawa ke Rumah Sakit Pratama Pagimana untuk mendapatkan penanganan lanjutan sebelum dirujuk ke rumah sakit di Luwuk sesuai kebutuhan medis. Menurutnya, keluarga pasien tidak menolak rujukan ke rumah sakit tersebut.

Keterbatasan kendaraan selama ambulans rusak menjadi kendala tersendiri bagi pelayanan rujukan. Puskesmas sebelumnya sempat meminjam kendaraan PSC, tetapi kendaraan itu mengalami kerusakan setelah digunakan sekitar tiga bulan dan kemudian dikembalikan kepada dinas.

Untuk memenuhi kebutuhan transportasi pasien, pihak puskesmas berupaya mencari kendaraan alternatif, termasuk ambulans desa dan kendaraan dari Rumah Sakit Pratama Pagimana.

“Jadi selama mobil puskesmas rusak, kami meminjam mobil dari rumah sakit di Pagimana. Biasanya kami pinjam mobil ambulans desa, tetapi biayanya per hari Rp400 ribu. Sementara untuk melakukan rujukan pasien, kami menggunakan mobil ambulans Rumah Sakit Pratama Pagimana sembari menunggu perbaikan,” jelasnya.

Bagikan: