Alpian meminta Kepala Puskesmas Lobu mengevaluasi prioritas penggunaan anggaran agar kebutuhan mendesak masyarakat, terutama fasilitas penanganan pasien darurat, mendapat perhatian lebih besar.
โMohon diperhatikan. Saya minta Kepala Puskesmas Lobu memangkas anggaran kegiatan yang tidak terlalu penting, kemudian memprioritaskan pengadaan fasilitas dan peralatan yang dibutuhkan masyarakat,โ pintanya.
Ia berharap Pemerintah Kabupaten Banggai melalui Dinas Kesehatan segera menindaklanjuti keluhan tersebut, khususnya terkait ketersediaan oksigen dan kendaraan untuk merujuk pasien.
Kapua Akui Ambulans Rusak Berat, Oksigen Kecil Kosong
Kepala Puskesmas Lobu, Rini Masulili, saat dikonfirmasi Banggaipost.com menjelaskan bahwa anak tersebut telah mendapatkan penanganan awal dari tenaga medis dan menjalani observasi dengan bantuan oksigen.
Rini menegaskan, bukan berarti puskesmas sama sekali tidak memiliki oksigen. Tabung berukuran besar masih tersedia, sedangkan tabung berukuran kecil telah kosong. Persoalannya, tabung besar tersebut tidak dapat dimuat ke kendaraan yang tersedia untuk membawa pasien.
โPasien ada ditangani dan sedang diobservasi dengan memasang oksigen. Hanya oksigennya besar, sementara oksigen yang kecil kosong. Keluarganya meminta untuk dirujuk, sementara oksigen besar tersebut tidak muat di mobil. Bukan tidak ada oksigen, ada oksigennya,โ jelas Rini.
