Ia juga berharap adanya dukungan penyediaan masker bagi masyarakat di tengah kondisi kabut asap, terutama untuk anak-anak dan lanjut usia.
Dalam perkembangan terbaru, Rini menyampaikan bahwa pasien akhirnya dirujuk ke rumah sakit di Luwuk setelah sebelumnya mendapatkan penanganan di RS Pratama Pagimana. Namun, kondisi terkini pasien setelah dirujuk belum diketahui.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai, Nurmasita Datu Adam, yang dikonfirmasi terkait persoalan tersebut, belum memberikan keterangan.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa kesiapan fasilitas kesehatan tingkat pertama tidak hanya menyangkut ketersediaan tenaga medis, tetapi juga peralatan penunjang dan kendaraan rujukan yang dapat digunakan ketika keadaan darurat terjadi.
Keluhan warga dan penjelasan pihak puskesmas diharapkan menjadi bahan evaluasi bagi Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai agar kebutuhan dasar pelayanan kesehatan di Puskesmas Lobu segera ditangani. Dengan begitu, warga yang membutuhkan pertolongan, terutama dalam kondisi darurat, tidak harus menghadapi kenda ia fasilitas saat membutuhkan layanan medis.(Alin)
