Oleh : Sutrisno Bandu
(Bukan Tokoh Pemuda apalagi Tokoh Masyarakat, hanya orang biasa saja)
Pagi ini saya bangun lebih awal, tepat jam 04.19 Wita. Setelah meneguk air putih ingatan akan rencana untuk menulis tentang Kearifan Lokal yang berbudaya dan Mengelola Potensi Perikanan Daerah melintasi pikiran. Dengan keterbatasan saya yang baru belajar menulis, saya yakinkan diri untuk menulisnya. Semangat untuk menulis tulisan ini tidak serta merta muncul. Pikiran saya dirangsang ketika membaca tulisan yang diposting beberapa minggu yang lalu di media Online tentang Kearifan Lokal yang Berbudaya dan juga tulisan lain yaitu Industrialisasi Bidang Perikanan : Solusi Maksimalkan Potensi Daerah.
Kearifan lokal bukanlah konsep baru dalam perkembangan masyarakat Indonesia.15-an tahun belakangan ini sering muncul istilah kearifan lokal (local wisdom) sebagai bentuk nilai-nilai yang berkembang pada masyarakat dalam upaya mempertahankan nilai luhur yang dianut. Pada umumnya gagasan tentang kearifan lokal dipahami sebagai bentuk indigeneus ideas yang bersifat pribumi dan condong kepada isu identitas, suku budaya dan sosial politik.
