Berita Utama

APBD Banggai 2026 Rp2,75 Triliun, Lebih dari 70 Persen Tersedot untuk Belanja Rutin

APBD bukan sekadar angka triliunan di atas kertas. Di dalamnya ada pilihan-pilihan penting: berapa besar uang rakyat digunakan untuk birokrasi, berapa yang kembali menjadi jalan, sekolah, puskesmas, bantuan sosial, hingga program yang menyentuh kehidupan masyarakat sehari-hari.

Melalui serial ini kami mengajak publik membaca APBD Banggai 2026 secara lebih utuh dan berbasis data. Mulai dari struktur belanja yang didominasi pengeluaran rutin, tingginya belanja pegawai, kecilnya porsi belanja modal, ketergantungan terhadap transfer pusat, hingga tantangan efisiensi dan harapan masyarakat terhadap arah pembangunan daerah.


Bagian 1


BANGGAIPOST.COM, LUWUK – Struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Banggai Tahun Anggaran 2026 masih menunjukkan dominasi belanja rutin pemerintahan. Dari total belanja daerah yang mencapai Rp2,75 triliun, lebih dari 70 persen anggaran dialokasikan untuk belanja pegawai serta belanja barang dan jasa.

Berdasarkan analisis data Sistem Informasi Transfer Daerah (SIMTRADA) Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) Kementerian Keuangan, belanja pegawai tercatat sebesar Rp1,13 triliun atau 41,70 persen dari total APBD. Sementara belanja barang dan jasa mencapai Rp846,3 miliar atau 31,06 persen.

Bagikan: