BANGGAIPOST, HAIKOU — Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid menggelar pertemuan strategis dengan President (Rektor) Hainan University, Prof. Qingming Luo, dalam rangkaian kegiatan League of Tropical Universities (LTU) Summit 2026 di Haikou, Hainan, China, 19–22 Mei 2026.
Pertemuan tersebut membahas peluang kerja sama global di bidang pendidikan tinggi, riset, teknologi, hingga pengembangan sumber daya manusia (SDM) Sulawesi Tengah agar lebih kompetitif di tingkat internasional.
Dalam pertemuan itu, Anwar Hafid menekankan pentingnya kolaborasi internasional untuk mendukung percepatan pembangunan SDM di Sulawesi Tengah, terutama pada sektor-sektor strategis berbasis potensi daerah tropis.
“Sulawesi Tengah memiliki kekayaan sumber daya alam dan potensi tropis yang besar. Karena itu, peningkatan kualitas SDM menjadi prioritas agar daerah mampu bersaing secara global,” ujar Anwar Hafid dalam agenda pertemuan tersebut.
Kerja sama yang dijajaki meliputi program pertukaran mahasiswa dan dosen, beasiswa pendidikan, joint research, hingga pengembangan teknologi di bidang pertanian tropis, kelautan, kesehatan, dan hilirisasi industri.
Selain sektor pendidikan, Gubernur juga melakukan kunjungan ke Hainan International Medical Center guna mempelajari sistem layanan kesehatan modern dan peluang kerja sama pengembangan rumah sakit bertaraf internasional.
Langkah tersebut disebut sejalan dengan rencana penguatan layanan kesehatan di Sulawesi Tengah, termasuk pengembangan RS Undata menjadi rumah sakit rujukan modern.
Prof. Qingming Luo sendiri dikenal sebagai akademisi terkemuka China dan anggota Chinese Academy of Sciences (CAS). Di bawah kepemimpinannya, Hainan University berkembang menjadi salah satu universitas riset yang fokus pada sains tropis, biomedis, teknologi hijau, hingga brain science.
Forum League of Tropical Universities Summit 2026 menjadi wadah kolaborasi universitas kawasan tropis dunia yang membahas isu keberlanjutan, inovasi pendidikan, digitalisasi, perubahan iklim, serta pengembangan teknologi tropis.
Kerja sama ini juga dinilai selaras dengan visi pemerintah Indonesia dalam penguatan kualitas SDM dan hilirisasi industri nasional.
Diketahui, Sulawesi Tengah memiliki potensi besar di sektor pertanian tropis, kelautan, perikanan, mineral, hingga pariwisata yang dinilai dapat dikembangkan melalui dukungan riset dan teknologi internasional.
Sebelumnya, sejumlah kerja sama akademik terkait riset akuakultur dan kelautan juga telah dijalin antara perguruan tinggi Indonesia dengan Hainan University.(Rdk)












