Editorial

15 Guru, 46 Siswa: Mampukah SMP Mirqan Mencetak Lulusan Berkelas?


editorial: banggaipost.com


Peresmian SMP Negeri Mirqan di Kecamatan Luwuk Selatan patut diapresiasi sebagai langkah maju Pemerintah Kabupaten Banggai dalam memperluas akses pendidikan. Sekolah yang dibangun dengan anggaran APBD sekitar Rp8,088 miliar ini menjadi SMP negeri pertama di wilayah tersebut sekaligus diharapkan menjadi salah satu sekolah terbaik di Kabupaten Banggai.

Namun, di balik megahnya bangunan dan seremoni peresmian, terdapat satu fakta yang justru lebih menarik untuk dicermati.

SMP Negeri Mirqan saat ini hanya memiliki 46 peserta didik, tetapi didukung oleh 15 tenaga pendidik, termasuk empat Guru Penggerak.

Artinya, secara sederhana terdapat sekitar satu guru untuk setiap tiga siswa.

Rasio seperti ini nyaris menjadi kemewahan di dunia pendidikan Indonesia. Di banyak sekolah negeri, seorang guru bisa mengajar puluhan siswa dalam satu kelas. Di Mirqan, kondisinya justru sebaliknya. Pertanyaannya, mampukah keunggulan rasio tersebut diterjemahkan menjadi kualitas lulusan yang benar-benar berkelas?

Secara teori, jumlah siswa yang sedikit memberi banyak keuntungan. Guru memiliki ruang lebih besar untuk mengenali kemampuan setiap anak, melakukan pendampingan secara personal, mengevaluasi perkembangan belajar dengan lebih intensif, hingga membentuk karakter peserta didik. Kesempatan untuk menerapkan pembelajaran yang lebih efektif juga jauh lebih terbuka.

Bagikan: