banner 728x250

Pemkab Banggai Peringati Hardiknas, Bagikan Tablet Tambah Darah untuk Siswi SMP & SMA

Pemkab Banggai memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang dipusatkan di alun alun Bumi Mutiara Luwuk, Selasa (2/5).[Foto:Diskominfo Banggai]

BANGGAIPOST.COM,Luwuk- Pemerintah Kabupaten Banggai memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2023 dengan menggelar upacara bendera di Alun-alun Bumi Mutiara Luwuk, Selasa (2/5/2023).

Bertindak sebagai pembina upacara, Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai Abdullah Ali membacakan pidato tertulis Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI (Mendikbudristek).

Dalam tiga tahun terakhir, perubahan besar terjadi dari ujung barat sampai ujung timur Indonesia.

Program Merdeka Belajar yang dicanangkan oleh pemerintah, menurut Mendikbudristek, semakin mendekatkan Indonesia pada cita-cita luhur Ki Hadjar Dewantara.

“Sebanyak 24 episode Merdeka Belajar yang sudah diluncurkan, membawa kita semakin dekat dengan cita-cita luhur Ki Hadjar Dewantara, yaitu pendidikan yang menuntun bakat, minat, dan potensi peserta didik agar mampu mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya sebagai seorang manusia dan anggota masyarakat,” ujar Sekda Abdullah, mengutip pidato menteri.

Mendikbudristek mengeklaim, peserta didik saat ini bisa belajar dengan lebih tenang karena aktivitas pembelajaran dinilai secara lebih holistik oleh gurunya sendiri.

Para kepala sekolah dan kepala daerah yang dulu kesulitan memonitor kualitas pendidikan sekarang dapat menggunakan data asesmen nasional di platform rapor pendidikan untuk melakukan perbaikan kualitas layanan pendidikan.

“Para guru sekarang berlomba-lomba untuk berbagi dan berkarya dengan hadirnya platform merdeka mengajar. Selain itu, guru-guru yang dulu diikat berbagai peraturan yang kaku sekarang lebih bebas berinovasi di kelas dengan hadirnya kurikulum merdeka,” ujarnya.

 

Sejalan dengan Kurikulum Merdeka yang menekankan pembelajaran mendalam untuk mengembangkan karakter dan kompetensi, kata Sekda, seleksi masuk perguruan tinggi negeri pun sekarang fokus pada mengukur kemampuan literasi dan bernalar.

Dari segi pendanaan, pencairan langsung dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) ke sekolah dan pemanfaatannya yang lebih fleksibel telah memberikan keleluasaan bagi sekolah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.

Dengan perluasan program beasiswa, kesempatan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi sekarang jauh lebih terbuka. Dukungan dana padanan untuk mendanai riset juga telah melahirkan begitu banyak inovasi yang bermula dari kolaborasi.

Selain itu, mekanisme dana Indonesia yang fleksibel dapat mewadahi gagasan-gagasan kreatif para seniman dan pelaku budaya sehingga mampu menghasilkan karya-karya hebat yang mendukung pemajuan kebudayaan.

Pada momen Hari Pendidikan Nasional, Mendikbudristek mengajak semua pihak untuk merefleksikan kembali setiap tantangan yang sudah dihadapi serta merancang arah perjalanan ke depan guna memastikan keberlangsungan dan keberlanjutan gerakan merdeka belajar.

“Mari kita semarakkan hari ini dengan semangat untuk meneruskan perwujudan merdeka belajar, mendidik generasi pelajar pancasila yang cerdas berkarakter, dan membawa Indonesia melompat ke masa depan dengan pendidikan yang memerdekakan. Selamat Hari Pendidikan Nasional,” pungkas Sekda.

Seusai upacara, dilakukan pembagian tablet tambah darah kepada para siswi SMP dan SMA guna mendukung Gerakan Serentak Sebulan Minum Tablet Tambah Darah bagi 100.000 remaja putri se-Sulawesi Tengah.

Turut hadir Ketua DPRD Banggai Suprapto, para pimpinan perangkat daerah, pejabat Forkopimda, para guru dan tenaga pendidik, serta siswa-siswi SD, SMP, dan SMA. (Dkf)