Ini juga sebagai bentuk komitmen dari manajemen ESSA PT Panca Amara utama yang ingin membantu program pemerintah Daerah, Nasional untuk melestarikan salah satu burung endemik asli Sulawesi Tengah ini.
Tidak hanya melepasliarkan, namun juga ada keinginan dari salah satu industri dibidang amoniak di Kabupaten Banggai ini untuk membuat program berkelanjutan dan melibatkan masyarakat.
“kegiatan ini merupakan bagian dari wujud nyata perusahaan dalam mendukung pelestarian hewan endemik Sulawesi,”tutupnya.
Perangkat adat Batui Sahrin Handu pada kesempatan itu, mengucapkan terimakasi kepada pihak ESSA PT. PAU yang telah bersedia melestarikan burung Maleo yang menjadi Ikon masyarakat Adat Batui, Ia berharap pelestarian ini dapat dipertahankan agar burung maleo dapat terus berkembang.
Acara tersebut dibuka dengan Ritual Adat Batui yang dibuka oleh Tokoh Adat Batui Sahrin Handu, kemudian ditutup dengan penanaman kemiri 100 pohon dan eboni 100 pohon. (*)
