“Selama ini Torang dilekos nanti so ada laki – laki yang turun ba demo baru dorang jujur eee memang pang balekos,”ujar warga lainya
Massa berharap krisis air ini segera diatasi dan meminta agar distribusi air kembali normal secepatnya.
“Torang minta hari ini juga air harus jalan,” tegas warga.
Selain itu, warga juga menuding adanya kerja sama antara sejumlah staf maupun pihak penting di PDAM dalam menutupi persoalan tersebut.
Pantauan media ini, aksi yang dimulai sejak pukul 08.00 WITA berlangsung tegang. Teriakan warga menggema di halaman kantor unit pelayanan. Aparat kepolisian dan TNI terlihat berada di lokasi untuk mengamankan jalannya aksi.
Bantahan PLT Direktur PDAM
Terpisah, PLT Direktur PDAM Damri Dayanun saat dikonfirmasi terkait tudingan warga membantah keras bahwa pihaknya telah berbohong mengenai kondisi debit air.
“Air di Keles saat musim kemarau tetap turun, ada videonya. Masyarakat jangan asal bicara kalau tidak melihat langsung,” ungkap Damri.
Ia menjelaskan bahwa pihak PDAM telah melakukan pemeriksaan langsung ke sumber air di Keles. Berdasarkan hasil tinjauan petugas, debit air saat ini hanya sekitar 40 liter per detik.
