BANGGAIPOST LUKTAR – Warga Kelurahan Kilongan dan sekitarnya, Kecamatan Luwuk Utara, Kabupaten Banggai, mengeluhkan distribusi air bersih yang hingga kini belum kembali normal.
Meski perbaikan jaringan disebut telah beberapa kali dilakukan, air bersih dilaporkan masih belum mengalir merata ke rumah-rumah warga. Kondisi ini dinilai semakin memprihatinkan, terlebih menjelang bulan suci Ramadan ketika kebutuhan air meningkat untuk keperluan sehari-hari dan ibadah.
Kekecewaan warga memuncak saat sejumlah warga melakukan pengecekan langsung ke salah satu bak penampungan air bersih di wilayah tersebut. Dalam pengecekan itu, warga menemukan pipa jaringan air bersih dalam kondisi dirantai dan dikunci.
Temuan tersebut memicu tanda tanya di kalangan masyarakat. Mereka menilai kondisi tersebut tidak wajar di tengah situasi distribusi air yang belum stabil.
“Kami heran, kenapa pipa sampai dirantai seperti itu. Air tidak mengalir, tapi justru ada pipa yang dikunci. Ini sebenarnya ada apa?” ujar salah seorang warga.
Warga juga merekam kondisi bak penampungan tersebut sebagai dokumentasi. Video yang beredar di kalangan masyarakat itu memunculkan beragam reaksi dan spekulasi.
Masyarakat berharap pihak PDAM maupun pemerintah daerah segera memberikan penjelasan resmi terkait kondisi tersebut, sekaligus memastikan distribusi air bersih dapat kembali normal. Warga juga meminta adanya langkah transparan agar persoalan ini tidak menimbulkan asumsi yang berkembang di tengah masyarakat.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai alasan pipa jaringan air bersih tersebut dirantai dan dikunci.
Warga berharap persoalan air bersih di Kelurahan Kilongan segera mendapat perhatian serius, agar aktivitas dan ibadah Ramadan dapat berjalan dengan tenang tanpa dibayangi krisis air berkepanjangan. (Alin)












