Turun ke Jalan Lawan Politik Uang, Cipayung Plus: Merusak Moral Bangsa

Sejumlah aktivis yang tergabung dalam wadah Rumah Kebangsaan Cipayung Plus Kabupaten Banggai, saat menggelar mimbar bebas lawan politik uang, di tugu Adipura Luwuk, Kamis (24/8).[Foto:Istimewa]

BANGGAIPOST.COM,Luwuk- Puluhan aktivis yang tergabung dalam wadah Rumah kebangsaan Cipayung plus turun kejalan, sosialisasikan Lawan politik uang menjelang Pemilu 2024.

Aksi ini digelar melalui mimbar bebas di Tugu Adipura, Kelurahan Karaton. Kamis, 24 Agustus 2023.

Beberapa waktu terakhir, bahaya Politik uang sendiri menjadi perbincangan baik di media sosial maupun di forum-forum resmi organisasi pemuda dan mahasiswa.

Rilis baru-baru ini dari Bawaslu RI bahwa berdasarkan Indeks Kerawanan Pemilu dan Pemilihan (IKP), Kabupaten Banggai menempati posisi puncak kedua di bawah Kabupaten Jayawijaya, Papua.

“Politik uang itu merusak moral Bangsa dan jadilah pemilih cerdas lawan segala bentuk politik uang” Tegas Sugianto, Kordinator Rumah Kebangsaan.

Senada Rifat Hakim, Ketua DPC GMNI Luwuk yang juga bagian dari rumah kebangsaan mengatakan bahwa politik uang adalah musuh utama dari demokrasi oleh karenanya butuh keterlibatan semua pihak dalam melawanya.

“Saya meminta keterlibatan semua pihak untuk memerangi politik uang ini, kalau tidak maka demokrasi akan terbunuh” Demikian Kata Rifat.

Tak hanya itu, Politik uang juga merupakan Kejahatan Luar biasa yang kemudian menjadi momok buruk bagi kedaulatan dan demokrasi.

Oleh karena itu, Kelompok ini menghimbau bagi seluruh lapisan masyarakat secara tegas untuk tidak membiarkan dan melawan serta memerangi politik uang di Kabupaten Banggai karena membahayakan pemilu dan demokrasi. (*)