
Sebelumnya, Banggai Post telah mengangkat investigasi tentang proyek percetakan sawah di Desa Hunduhon yang mandek. Program yang seharusnya menghidupkan 30 hektare lahan sawah dan melibatkan puluhan petani justru terbengkalai, dengan fasilitas seperti kandang sapi dan gudang kosong tak difungsikan.
Ketua kelompok Markiano sempat membantah semua tuduhan dalam pernyataan sebelumnya. Markiano bahkan mengakui kasus ini sudah pernah dilaporkan ke kejaksanaan namun kata dia tidak terbukti adanya penyalahgunaan.(*)
