BAHAS USULAN PROPOSAL: Bulan April 2021, Bupati Banggai Laut Sofyan Kaepa yang didampingi Kepala Pelaksana BPBD Mulyadi Mojang saat berada di ruangan Deputi 1 rehabilitasi dan rekonstruksi, Koordinasi dan konsultasi serta membahas usulan proposal. (DOK BPBD BALUT)
BANGGAI POST, BALUT– Sebagai wilayah yang dikelilingi lautan, abrasi dan banjir rob pantai Kabupaten Banggai Laut selalu menjadi persoalan menakutkan bagi masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir pantai. Seperti, Dusun Kawalu Desa Panapat Kecamatan Bokan Kepulauan, yang setiap tahun selalu waspada kala musim Utara datang. Begitu juga dengan Desa Mbeleang Kecamatan Bangkurung.
Menjawab apa yang dibutuhkan masyarakat khususnya di dua desa tersebut, Pemerintah Kabupaten Banggai Laut melalaui BPBD melakukan pengajuan proposal ke BNPB pusat. Tak ayal gayung bersambut BNPB pusat bukan hanya menerima namun langsung menurunkan timnya untuk melakukan verifikasi rehabilitasi dan rekonstruksi di dua desa itu selama empat hari.
“Mereka melakukan verifikasi lapangan terhadap usulan dana bantuan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana di Banggai Laut,” jelas Kepala Pelaksana BPBD Banggai Laut Mulyadi Mojang, Selasa (28/9).
KUNJUNGAN LAPANGAN : Tim BNPB melakukan verifikasi lapangan terhadap usulan dana bantuan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana di Banggai Laut. (DOK BPBD BALUT)



