Tak Miliki Kebun, Aktivitas PT.Sawit Permai Pratama Resahkan Petani

Ilustrasi Kebun Sawit/Net

BANGGAIPOST.COM,Morut- Aktivitas Pabrik Kelapa Sawit (PKS) milik PT. Sawit Permai Pratama yang beroperasi di Desa Momo, Kecamatan Mamosalato, Kabupaten Morowali Utara, kian meresahkan petani, khususnya petani Sawit di Pandauke.

Hal ini di akibatkan, perusahaan tersebut diduga tidak memiliki kebun. Hanya beraktivitas membeli buah. Sementara, mayoritas petani sawit di wilayah itu merupakan plasma di perusahaan lain.

“Hadirnya pabrik PT.Sawit Permai Pratama yang tidak memiliki kebun, sangat meresahkan petani plasma di perusahaan lain. Banyak kejadian pencurian buah di kebun kami (plasma). Baik yang sudah dipanen maupun yang masih diatas pohon,”ungkap salah seorang petani asal Pandauke Morowali Utara yang enggan disebut namanya, Sabtu (6/1).

Terbaru, kata dia, pencurian buah sebanyak 60 janjang miliknya.

“Kami panen 300 janjang, begitu di cek tinggal 240 janjang. Ini membuat kami resah, harus ekstra menjaga kebun,”ucapnya.

Sekadar diketahui, kehadiran pabrik tanpa kebun ini, seyogianya juga tak sejalan dengan dengan Peraturan Menteri Pertanian RI Nomor 98 Tahun 2013 Tentang Pedoman Perizinan Usaha Perkebunan. Permentan tersebut salah satunya mengatur mengenai keharusan bagi usaha industri pengolahan hasil kelapa sawit memenuhi paling rendah 20 persen kebutuhan bahan bakunya dari kebun yang diusahakan sendiri. (NS)