Salah seorang warganet melalui akun Portal PAGIMANA mengapresiasi kondisi tersebut.
“Bagini mantap… SPBU Pagimana pagi-pagi masih ada bensin. Bagitu simpan akan torang. Torang juga mengerti dengan kehadiran jeriken. Kalau tidak ada jeriken menumpuk itu BBM tidak ada tempat ba tampung di SPBU sementara oto tangki masuk tiap hari. Kalau disimpan akan pagi kan aman, sama-sama menikmati itu BBM subsidi. Semoga terus seperti ini,” tulisnya.
Namun, warganet lain menilai kondisi tersebut belum tentu berlangsung permanen. “Nanti so viral, itu hanya sementara. Habis itu bikin lagi,” tulis seorang pengguna media sosial, mencerminkan masih adanya keraguan sebagian masyarakat terhadap konsistensi distribusi BBM di APMS Pagimana.
Sementara itu, PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi yang dikonfirmasi BANGGAIPOST melalui pesan WhatsApp pada Sabtu (1/8/2026) hingga berita ini diterbitkan belum memberikan tanggapan. Pihak pengelola APMS Pagimana juga belum memberikan penjelasan resmi terkait keluhan maupun dugaan yang berkembang di masyarakat.(Alin)
