“Alih-alih mendapat sorakan, hal ini hanya memancing cibiran. Karena perbuatan tersebut jauh dari etika yang seharusnya di junjung tinggi Pemerintah Daerah,”tuturnya
Atas tindakan penyampaian sanksi secara terbuka itu, sejumlah kalangan bereaksi. Salah satunya dari komunitas Poros Gabus Banggai, Abdullah.
“Jangan heran bila nanti ada reaksi, karena yang dipermalukan juga adalah anak daerah, dan mempunyai basis keluarga besar,”pungkasnya. (*)
