Temuan-temuan tersebut membuat Gubernur Sulawesi Tengah secara eksplisit memberikan catatan agar pemerintah daerah melakukan formulasi ulang terhadap struktur anggaran. Dalam evaluasinya, gubernur menilai proporsi belanja penunjang lebih besar dibandingkan belanja pokok kegiatan.
Padahal program-program tersebut berkaitan langsung dengan penanganan stunting, pengendalian inflasi dan pengurangan kemiskinan yang selama ini menjadi prioritas nasional maupun daerah. Pertanyaannya, berapa besar manfaat yang benar-benar diterima masyarakat jika sebagian besar anggaran kegiatan terserap untuk perjalanan dinas dan rapat?(RBP)
