“Ada ratusan pedagang yang tidak memiliki tempat saat ini, termasuk korban kebakaran tahun 2021, berharap akan menggunakan bangunan pasar yang baru,”tutur salah seorang pedagang Jamudi saat ditemui Waket DPRD Bangai Wardani Murad Husain.
Ia juga menyampaikan, agar problem tersebut bisa di bahas di DPRD Banggai, sehingga dapat melahirkan solusi konkret, atas masalah yang dihadapi pedagang pasca musibah kebakaran.
“Dinas terkait, sering menemui kami di pasar, namun tidak memberikan kepastian, kapan kami diberikan tempat menjual, hanya dijanji, dan diminta untuk bersabar,”ujarnya.
“Kami hanya butuh kepastian, karena kami hidup cuma dipasar, tidak ada tempat lain. Kalau alasan lantai satu dan dua pada bangun baru belum bisa digunakan, karena harus diserahterimakan, mengapa lantai satu bisa digunakan?,”imbuhnya.
Menanggapi aspirasi para pedagang, Waket 1 DPRD Banggai Wardani mengamini rencana para pedagang agar problem tersebut dibahas melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP).
“Silahkan ajukan, kami juga akan mendorong agar masalah ini segera teratasi. DPRD akan undang instansi terkait untuk menyelesaikan problem ini. Dan kamipun akan mengawalnya. Dengan begitu para pedagang bisa tenang, nyaman berjualan, dalam meningkatkan perekonomian,”terangnya. (Ns)
