Untuk percepatan reformasi birokrasi pada tahun 2020-2024, telah ditetapkan lima quick wins yakni penyederhanaan birokrasi, manajemen kinerja, peningkatan kualitas sdm, tata kelola pemerintahan yang cepat fleksibel melalui implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik
(SPBE) dan pelayanan publik yang prima.
“Terkait hal tersebut, kabupaten/kota hampir semua beserta provinsi telah melaksanakan quick wins tersebut, meskipun dalam implementasinya masih terdapat berbagai kendala dikarenakan perlu adanya penyesuaian-penyesuaian terhadap sistem kerja yang baru,” ungkap Gubernur Rusdy Mastura.
“Melalui rakor organisasi ini saya berharap, kita dapat terus berbenah untuk menjadi lebih baik dengan meningkatkan kualitas birokrasi melalui inovasi dan pemanfaatan teknologi untuk mewujudkan tata kelola birokrasi pemerintahan yang cerdas atau smart bereucracy dan meningkatkan kualitas layanan publik atau smart public service,” ucapnya.
“Semoga melalui rakor ini dapat melahirkan rekomendasi yang nantinya disampaikan dan dilaporkan kepada saya untuk dapat ditindaklanjuti agar apa yang menjadi kendala-kendala kita bersama dapat dicarikan solusi demi mewujudkan Sulawesi Tengah yang lebih sejahtera dan lebih maju,” tutur Gubernur Rusdy Mastura diakhir sambutannya.(IK)
