Berita Utama

‎Publik Dukung Pengusutan Tuntas Skandal Absensi Digital ASN, Desak Sanksi Tegas Tanpa Tebang Pilih

‎‎Ia menegaskan, fenomena ini menunjukkan bahwa reformasi birokrasi di daerah masih cenderung administratif. Sistem dibangun dan aplikasi dijalankan, tetapi belum menyentuh aspek integritas sebagai fondasi utama.

‎“Absensi akhirnya hanya menjadi formalitas. Bukan lagi cerminan tanggung jawab kerja, tapi sekadar memenuhi kewajiban administratif,” tambahnya.

‎Sementara itu, aksi mahasiswa yang sebelumnya berlangsung di kantor BKPSDM Banggai disebut menjadi pemantik meningkatnya tekanan publik agar kasus tersebut tidak berakhir tanpa kejelasan.

‎Hingga kini, publik masih menunggu langkah konkret pemerintah daerah terkait proses pemeriksaan, transparansi nama-nama pelanggar, hingga bentuk sanksi yang akan dijatuhkan apabila dugaan manipulasi absensi benar-benar terbukti.(Alin)

Bagikan: