Berita Utama

PT BEU Untung Setelah Terima Hibah Rp4,4 Miliar, Nadjamuddin: Uji Dulu Kualitas Labanya

Nadjamuddin menilai catatan Gubernur Sulawesi Tengah dalam evaluasi APBD-P Banggai 2025 tetap relevan meskipun kondisi PT BEU pada 2025 menunjukkan perbaikan.

“Evaluasi gubernur melihat kondisi yang terjadi pada saat itu, ketika perusahaan masih mencatat kerugian. Sementara dividen yang dibagikan sekarang merupakan hasil kinerja tahun berikutnya. Jadi dua fakta ini tidak saling bertentangan, tetapi justru perlu dibaca sebagai satu rangkaian perjalanan perusahaan,” katanya.

Menurut dia, yang paling penting saat ini adalah memastikan bahwa perbaikan yang terjadi bukan hanya bersifat sementara.

“Publik tentu berharap PT BEU benar-benar tumbuh menjadi BUMD energi yang kuat dan menjadi sumber PAD yang berkelanjutan. Karena tujuan akhir dari penyertaan modal daerah bukan sekadar membentuk perusahaan, tetapi menghasilkan manfaat ekonomi bagi masyarakat Banggai,” pungkasnya.

(RBP)

Bagikan: