Iklan Banggai Post
Berita Utama

PROYEK SAWAH HUNDUHON TERBENGKALAI

Ia juga menyoroti lahan sawah percontohan yang terbengkalai hingga hari ini. “Kalau bantuan benar-benar dipakai, seharusnya lahan ini sudah ditanami dan menghasilkan. Faktanya, tidak ada kegiatan. Kandang sapi rusak, gudang tak dipakai, dan sapinya malah dibawa ke kandang milik pribadi ketua di Desa Uwedikan,” tegasnya.

TERBENGKALAI: Lahan persawahan di Desa Hunduhon, Kecamatan Luwuk Timur, yang hingga kini belum dimanfaatkan, meski sebelumnya direncanakan sebagai proyek percontohan percetakan sawah seluas 30 hektare.(FOTO: Alin)

Yaris: Fasilitas Ada Tapi Tidak Dimanfaatkan

Nada serupa disampaikan Yaris Lagarinda. Ia bahkan meminta Kejaksaan Negeri Banggai dan Dinas Pertanian untuk turun tangan mengusut dugaan penyelewengan tersebut.

“Kami siap mendampingi langsung ke lokasi. Banyak bukti bisa kami tunjukkan. Salah satunya lahan seluas 30 hektare itu yang hingga kini tidak dimanfaatkan. Ini jelas menunjukkan program ini tidak berjalan sesuai harapan,” katanya.

TAK ADA ISI: Kandang sapi proyek percontohan yang kosong melompong

Yaris menyebut ada sejumlah fasilitas seperti kandang sapi dan gudang alat pertanian yang dibangun menggunakan dana bantuan, namun hingga kini tidak difungsikan. Ia juga menyesalkan lemahnya pengawasan dari Dinas Pertanian.

Bagikan: