BANGGAIPOST.COM– Babak 16 besar Piala Dunia 2026 menghadirkan salah satu pertandingan paling dinanti. Portugal national football team akan menghadapi Spain national football team dalam laga bertajuk Iberian Derby di AT&T Stadium, Arlington, Texas, Senin (6/7/2026) malam waktu setempat atau Selasa (7/7/2026) dini hari WIB.
Laga ini bukan sekadar memperebutkan tiket menuju perempat final. Pertandingan juga menjadi ajang pertaruhan gengsi dua negara bertetangga di Semenanjung Iberia, sekaligus mempertemukan ikon sepak bola dunia, Cristiano Ronaldo, dengan bintang muda Spanyol, Lamine Yamal.
Spanyol datang dengan modal yang lebih meyakinkan. Tim asuhan Luis de la Fuente tampil impresif sepanjang turnamen dan belum sekalipun kebobolan hingga babak 16 besar.
Sebaliknya, Portugal harus bekerja keras untuk melaju ke fase gugur. Tim besutan Roberto Martínez berhasil bangkit dan menyingkirkan Kroasia dengan skor 2-1 pada babak sebelumnya.
Dalam konferensi pers resmi jelang pertandingan yang dikutip FIFA.com, Roberto Martínez menegaskan Portugal sangat menghormati kualitas permainan Spanyol.
“Kami memiliki rasa hormat yang besar terhadap Spanyol. Mereka adalah tim yang sangat bagus dengan identitas permainan yang jelas. Kedua tim sama-sama senang menguasai bola. Kami harus bertahan dengan baik ketika kehilangan bola dan mampu mengontrol transisi,” ujar Martínez.
Saat ditanya mengenai duel Ronaldo melawan Yamal, pelatih asal Spanyol itu menilai keduanya merupakan pemain dengan karakter berbeda.
“Mereka adalah dua pemain yang sangat berbeda. Ronaldo adalah ikon sepak bola dunia yang prestasinya berbicara sendiri. Sementara Yamal adalah pemain muda yang sudah mampu memikul tanggung jawab besar di level tertinggi,” katanya.
Sorotan utama tetap tertuju kepada Cristiano Ronaldo. Penyerang berusia 41 tahun itu telah memastikan Piala Dunia 2026 menjadi turnamen terakhirnya bersama Portugal.
Dalam wawancara yang dikutip ESPN, Ronaldo mengaku menikmati setiap momen yang tersisa dalam karier internasionalnya.
“Ini akan menjadi Piala Dunia terakhir saya, tetapi saya berharap besok bukan pertandingan terakhir saya. Apa pun hasilnya, saya akan pergi dengan hati nurani yang bersih karena telah memberikan segalanya untuk sepak bola. Saya bermain karena mencintai olahraga ini, bukan karena kebutuhan,” ujar Ronaldo.
Di kubu lawan, Luis de la Fuente menegaskan persiapan timnya dilakukan secara detail. Ia bahkan kembali mempelajari laga Portugal kontra Spanyol pada final UEFA Nations League sebagai bahan evaluasi.
“Detail akan menjadi pembeda. Semakin kami mengenal kekuatan dan kelemahan lawan, semakin baik persiapan kami. Ini Piala Dunia dan setiap pertandingan memiliki cerita yang berbeda,” kata De la Fuente, dikutip FIFA.com.
Meski mengakui kualitas Ronaldo, De la Fuente optimistis lini belakang Spanyol mampu meredam ancaman sang megabintang.
“Melawan Cristiano Anda tidak pernah bisa merasa tenang. Namun saya memiliki kepercayaan penuh kepada para pemain saya. Mereka telah menunjukkan kualitas sepanjang turnamen,” ujarnya.
Selain duel Ronaldo kontra Yamal, pertandingan juga diperkirakan menghadirkan persaingan sengit di lini tengah melalui kreativitas Pedri dan Rodri yang akan menghadapi kolektivitas permainan Portugal.
Sejumlah media internasional, di antaranya The New York Times, ESPN, dan Sports Mole, menilai Spanyol sedikit lebih diunggulkan berkat konsistensi permainan dan pertahanan yang solid. Namun Portugal memiliki pengalaman, mental juara, serta kemampuan memanfaatkan peluang di laga-laga besar sehingga tetap berpeluang menciptakan kejutan.
Dengan kualitas pemain yang dimiliki kedua tim, duel Portugal kontra Spanyol diprediksi menjadi salah satu pertandingan terbaik pada babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Prediksi Banggai Post: Portugal 1-2 Spanyol. La Roja diprediksi melangkah ke babak perempat final setelah melewati pertandingan yang berlangsung ketat hingga menit-menit akhir.(RBP)












