Polsek Lamala Akan Tindak Lanjut Kasus Pencurian Sapi, Kapolsek: Kami Butuh Peran Aktif Masyarakat

BANGGAIPOST, LAMALA – Menyusul maraknya kasus pencurian sapi yang meresahkan warga di Kecamatan Lamala dan sekitarnya, Polsek Lamala memastikan akan menindaklanjuti setiap informasi yang berkaitan dengan tindak pidana tersebut.

Kapolsek Lamala, Iptu I Wayan Sukarman, SH.,  saat dikonfirmasi Banggaipost, Rabu (1/7), mengatakan bahwa selama dirinya bertugas di wilayah tersebut, pihaknya baru mencatat dua kasus pencurian sapi. Namun, menurutnya, sebagian besar korban tidak pernah melaporkan kejadian yang dialami secara resmi kepada kepolisian.

“Saya masuk di sini belum ada sebanyak itu, hanya dua kejadian pencurian sapi. Namun korban pencurian tidak pernah melapor ke polisi,” ujar Iptu Sukarman.

Meski demikian, pihaknya tetap berupaya menelusuri informasi dan memantau perkembangan kasus-kasus pencurian sapi yang terjadi di tengah masyarakat, meskipun dihadapkan pada keterbatasan personel. “Kita tetap berupaya mencari tahu perkembangannya walaupun personel terbatas,” tambahnya.

Iptu Sukarman menegaskan, pengungkapan kasus pencurian sapi sangat bergantung pada dukungan masyarakat. Minimnya saksi dan informasi di lapangan menjadi salah satu kendala utama dalam proses penyelidikan.

“Pastilah kalau kita dengar informasi seperti itu akan kita tindak lanjuti. Namun kami sangat mengedepankan peran masyarakat untuk membantu kepolisian mengungkap kasus seperti ini karena minimnya saksi di lapangan,” jelasnya.

Menurutnya, penanganan tindak pidana tidak dapat dilakukan oleh kepolisian semata. Diperlukan sinergi antara masyarakat, pemerintah desa, dan aparat kepolisian agar upaya pencegahan maupun pengungkapan kasus dapat berjalan lebih efektif.

“Intinya, setiap kasus yang terjadi, baik pencurian sapi maupun tindak pidana lainnya, harus didukung oleh masyarakat dengan memberikan informasi kepada kepolisian. Peran kepala desa juga sangat penting dalam melakukan langkah-langkah pencegahan,” katanya.

Selain itu, Iptu Sukarman mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya pada malam hari, dengan mengaktifkan kembali pos keamanan lingkungan (poskamling) di setiap desa.

Ia juga meminta warga tidak ragu melaporkan setiap aktivitas atau kejadian yang mencurigakan kepada pihak kepolisian agar dapat segera ditindaklanjuti. “Terutama pada malam hari, pengawasan harus ditingkatkan dengan mengaktifkan kembali poskamling. Dengan kerja sama yang baik antara masyarakat, pemerintah desa, dan kepolisian, kami berharap kasus pencurian sapi dapat diminimalisir,” tutup Iptu Sukarman.(Alin)

— IKLAN —
Iklan Untika Luwuk