Pendekatan ini juga membuka ruang bagi generasi muda yang belum memiliki pengalaman kerja agar dapat meningkatkan kompetensi dan mempersiapkan diri menghadapi persaingan di dunia kerja.
Poliran membawa pesan bahwa persoalan pengangguran tidak cukup dijawab dengan imbauan agar masyarakat mencari pekerjaan. Dibutuhkan keterlibatan berbagai pihak untuk menciptakan akses, memberikan pelatihan, dan mempertemukan pencaker dengan peluang kerja yang tersedia.
Dengan program tersebut, Polda Sulteng berharap semakin banyak generasi muda yang mampu beranjak dari status pengangguran menuju dunia kerja maupun wirausaha produktif.
Sebab, bagi anak muda, kesempatan mendapatkan pekerjaan bukan sekadar soal penghasilan, tetapi juga tentang membangun masa depan, mengembangkan kemampuan, dan mencapai kehidupan yang lebih mandiri.(Nona)
