Berita Utama

Perbandingan Metode Konversi Suara Kuota Hare dan Sainte-Lague Serta Simulasi Konversi Suara Menjadi Kursi Parlemen

METODE KUOTA HERE
Salah satu rumpun metode Kuota yaitu Kuota Hare dengan ciri metode adalah menentukan Bilangan Pembagi Pemilih (BPP), untuk mencari harga suatu kursi di sebuah Dapil. Kuota Hare diciptakan oleh Sir Thomas Hare, ahli hukum asal Inggris. Kuota Hare merupakan salah satu teknik penghitungan suara yang paling sering digunakan dari pemilu ke pemilu, ada tiga tahapan yang perlu dilalui melalui teknik penghitungan Kuota Hare. Pertama, menentukan BPP untuk mencari harga kursi di sebuah dapil dengan menggunakan rumus v (vote) : s (seat) atau jumah total suara sah Parpol disuatu dapil dibagi dengan jumlah kursi di dapil tersebut. Kedua, menghitung jumlah perolehan kursi masing-masing Parpol dengan cara jumlah perolehan suara sah Parpol di bagi BPP. Ketiga, jika masih ada sisa kursi yang belum terdistribusi, maka kursi dibagikan melalui penghitungan berikutnya sesuai sisa suara sah yang dimiliki masing-masing Partai Politik secara berurutan.

Simulasi Kuota Hare diasumsikan 20.000 suara sah Parpol dalam suatu Dapil, dengan alokasi 7 kursi. BPP (20.000 : 7 = 2.857) yang menjadi harga satu kursi. rumus menentukan kursi pada tahap pertama adalah Perolehan suara sah Parpol dibagi BPP, tahap kedua yaitu sisa perolehan dari tahap pertama dengan merujuk pada jumlah sisa suara sah terbanyak.

Bagikan: