Berita Utama

Pencurian Buah Sawit di Baturube Kian Brutal, Petani Resah, Minta Polisi Bertindak

Foto: Ilustrasi/Net

Ia berharap kepada kepolisian untuk mengambil langkah tegas kepada para pelaku pencurian sawit, jika perlu ditembak mati.

“Beredar ini, jangan pake aturan nanti Rp2,5 juta (kerugian pencurian) baru diproses. Iya karena pencuri itu tindak kejahatan yang sangat meresahkan. Harusnya tidak mengenal berapa kerugian, mau dia satu juta, dua juta, proses. Supaya ada efek jerah,” tekannya.

Arimin mengaku, saat membuka laporan di Polsek Bungku Utara, Polres Banggai, mengantongi bukti yang kuat. Lengkap dengan melaporkan terduga pelaku.

“Sampai saat ini tidak ada kejelasan. Setelah melapor, tidak ada lagi informasi lanjut. Saya pikir lalu itu, setelah melapor ada lagi dipanggil. Tapi tidak ada juga. Dan saya juga tidak tahu, apakah yang dilaporkan (terduga pelaku) dipanggil atau tidak, saya tidak tahu,” terangnya.

Upaya melapor kasus pencurian ke Polsek Bungku Utara itu telah dilakukan Arimin, berapa waktu lalu.

“Kalau kecurian buah sawit, baru kemarin malam ini. Tepatnya kebun sawit yang di belakang gilingan batu SPC, Pandauke. Bukan hanya saya punya, warga lainnya juga. Jadi sangat meresahkan sekali, kalau perlu (pelaku) ditembak mati saja,” kata Arimin, kesal.

Bagikan: