Berita Utama

Pemerhati Kebijakan Publik Minta Data Penerima PIP di Banggai Diverifikasi Ulang

BANGGAIPOST, LUWUK – Dugaan penyaluran Program Indonesia Pintar (PIP) yang tidak tepat sasaran di Kabupaten Banggai mulai menuai sorotan. Pemerhati kebijakan publik, Supriadi Lawani atau yang akrab disapa Budi, mendesak Pemerintah Kabupaten Banggai melalui Dinas Pendidikan segera melakukan verifikasi dan validasi ulang data penerima bantuan pendidikan tersebut.

Desakan itu disampaikan menyusul mencuatnya keluhan masyarakat terkait dugaan adanya penerima PIP yang berasal dari keluarga mampu, serta antrean panjang pencairan dana di BRI Unit Bunta yang belakangan ramai diperbincangkan.

Menurut Budi, apabila dugaan tersebut terbukti, maka persoalan itu bukan sekadar kesalahan administrasi, melainkan dapat berdampak pada akuntabilitas tata kelola program bantuan pemerintah.

“Kalau dugaan ini benar, Pemerintah Kabupaten Banggai melalui Dinas Pendidikan perlu segera melakukan verifikasi dan validasi terhadap dugaan ketidaktepatan data penerima PIP, kemudian menyampaikan hasilnya kepada pemerintah pusat sebagai dasar evaluasi dan perbaikan data. Langkah ini penting agar bantuan pendidikan benar-benar tepat sasaran,” kata Budi kepada Banggaipost, Kamis (2/7/2026).

Ia menilai verifikasi ulang menjadi langkah mendesak untuk menjaga kredibilitas Program Indonesia Pintar sebagai bantuan yang diperuntukkan bagi peserta didik dari keluarga kurang mampu.

Bagikan: