“Hadir di tengah-tengah kita, Ibu Wakil Ketua I DPRD Banggai, dan dua Aleg, serta tokoh-tokoh Muhammadiyah. Silakan nanti, bapak ibu (petugas kebersihan) menyampaikan unek-uneknya,” pesannya.
Aspirasi yang disampaikan dalam kegiatan FGD ini kata Wahyudin Rahman, akan ditindaklanjuti, baik itu oleh Aleg maupun tokoh Muhammadiyah itu sendiri, untuk diperjuangkan.
Di akhir sambutannya, Ia menegaskan bahwa kebersihan atau menjaga lingkungan agar tetap bersih, bukan hanya petugas kebersihan tapi tanggung jawab bersama. “Satu Bumi, Satu Lingkungan dan Satu Tanggungjawab,” tandasnya.
Sementara itu, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Banggai, Dr. Farid Haluti, juga memberikan apresiasi kepada Pemuda Muhammadiyah yang telah menggagas kegiatan FGD dengan menghadirkan para pahlawan kebersihan di Kota Luwuk.
“Semoga langkah ini menjadi langkah nyata, untuk membantu saudara-saudara kita agar tetap eksis. Ini juga sebagai upaya menyelematkan lingkungan, menjaga keseimbangan alam. Bayangkan saja, kalau sampah itu tidak terkelola dengan baik, maka akan mencemari lingkungan,” kata Farid Haluti yang juga Ketua BPH Unismuh Luwuk.
Usai sambutan, dilanjutkan dengan diskusi yang diawali mendengarkan keluhan para petugas kebersihan.
