Menariknya, aktivitas pengolahan se-se ini tidak hanya melibatkan warga Desa Uwedikan. Sejumlah warga dari Kecamatan Masama juga tampak ikut bekerja. Di bawah sebuah tenda mungil yang berdiri di tepi pantai, mereka berbaur tanpa sekat bersama warga setempat. Sambil memecahkan cangkang kerang, mereka saling bercanda dan berbagi cerita, menciptakan suasana kerja yang akrab dan penuh kekeluargaan. Perbedaan asal daerah seolah tak lagi menjadi batas, karena semuanya memiliki tujuan yang sama, yakni mencari rezeki dari hasil laut yang melimpah.
Pemandangan itu memunculkan rasa penasaran. Saya pun mendekat untuk melihat setiap tahapan pekerjaan yang mereka lakukan.
Kerang hasil tangkapan dari laut terlebih dahulu direbus hingga cangkangnya lebih mudah dibuka. Setelah matang, kerang didinginkan sebelum memasuki proses pemecahan cangkang satu per satu. Tahapan ini membutuhkan ketelitian agar isi kerang tetap utuh dan tidak rusak.
Suara benturan cangkang bersahutan, berpadu dengan canda dan tawa para pekerja. Meski terlihat sederhana, pekerjaan ini membutuhkan kesabaran, ketelatenan, dan keterampilan. Dari balik cangkang yang keras, isi kerang diambil dengan hati-hati, kemudian dibersihkan.
