Society

Lemah Pengawasan, Dugaan Pelangsir BBM Makin Marak di Banggai Laut

BANGGAI POST, BALUT– Antrean panjang pengisian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi terus terjadi di dua Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang ada di Kabupaten Banggai Laut yakni SPBU Kota Banggai dan SPBU Desa Timbong.

Meski sebelumnya telah diberitakan di beberapa media, namun sampai saat ini belum ada pengawasan dan penertiban baik dari kepolisian maupun pemerintah daerah terkait maraknya antrean dan dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi jenis pertalite ini.

Tak heran, masyarakat menilai pihak berwenang seakan menutup mata terkait dugaan Penyalahgunaan BBM bersubsidi yang sedang marak di Banggai Laut. Sebab hal itu sudah terihat jelas dengan diperjual belikannya BBM jenis pertalite secara bebas di kios-kios dengan harga yang cukup tinggi Rp. 13.000 sampai 15.000 per liter.

Berdasarkan informasi dan pantauan media ini di lapangan beberapa pekan terakhir ini, terlihat antrean panjang tersebut didominasi para pengendara yang mengisi BBM jenis pertalite secara berulang-ulang atau biasa disebut pelangsir. Nantinya BBM tersebut diduga ditimbun di salah satu tempat, seperti di belakang rumah atau di dalam rumah yang kemudian dijual kembali kepada para pengecer.

Bagikan: