Karena itu, ketika sebuah daerah mampu mengalokasikan anggaran besar untuk membangun kolam renang, masyarakat tentu berharap kemampuan fiskal yang sama juga diwujudkan dalam penyelesaian persoalan air bersih.
Pemerintah tentu memiliki argumentasi mengapa proyek kolam renang tetap dilanjutkan. Mungkin karena merupakan proyek multiyears, mungkin pula karena sudah menjadi bagian dari rencana pembangunan daerah.
Semua alasan itu sah. Namun keberhasilan sebuah pemerintahan pada akhirnya tidak diukur dari seberapa megah fasilitas yang dibangun. Keberhasilan pemerintah diukur dari seberapa banyak persoalan dasar masyarakat yang berhasil diselesaikan.
Tidak ada yang berharap pembangunan Venue Kolam Renang ini gagal. Justru sebaliknya, masyarakat tentu ingin fasilitas itu selesai dan kelak menjadi kebanggaan Kabupaten Banggai.
Namun kebanggaan itu akan sulit dirasakan sepenuhnya apabila, di luar pagar venue yang megah, masih ada warga yang menampung air hujan, membeli air bersih, atau menunggu berhari-hari hingga air akhirnya mengalir ke rumah mereka.
Pemerintah daerah tentu memiliki alasan mengapa proyek ini tetap dilanjutkan. Tetapi rakyat juga memiliki hak untuk bertanya mengapa kebutuhan yang paling mendasar belum sepenuhnya terjawab.
