Gedung baru memang dapat menjadi simbol semangat baru. Namun, masyarakat sesungguhnya menunggu sesuatu yang jauh lebih penting daripada bangunan fisik, yaitu lahirnya budaya birokrasi yang menjadikan setiap kegiatan sebagai forum pertanggungjawaban kinerja.
Pada akhirnya, ukuran keberhasilan Dinas Perikanan bukanlah berdirinya kantor yang lebih representatif, melainkan sejauh mana nelayan hidup lebih sejahtera, produksi perikanan meningkat, harga ikan tetap terjangkau, serta program prioritas nasional mampu diterjemahkan menjadi manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Banggai.
Itulah esensi pelayanan publik yang sesungguhnya: bukan sekadar membangun kantor, melainkan membangun kepercayaan melalui kinerja yang terbuka, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan. (*)
