Berita

Kemarau Panjang Ancam Sawah Luwuk Timur, Petani Diminta Bijak Gunakan Air

Dalam arahannya, Oktavianus menyebut kebutuhan mendesak petani saat ini adalah Alat dan Mesin Pertanian (Alsin), khususnya pompa air atau Alkon, serta alat pengendali hama tikus.

“Untuk Alkon, kami harapkan kelompok tani segera membuat proposal agar bisa kami ajukan ke dinas terkait guna memenuhi kebutuhan masyarakat. Alkon tersebut nantinya dapat digunakan secara bergilir agar kebutuhan petani bisa terpenuhi,” jelasnya.

Selain bantuan pompa air, petani juga diminta menyesuaikan pola pengolahan lahan dengan kondisi ketersediaan air yang ada.

Sebagai tindak lanjut, pihak PPL akan memfasilitasi kelompok tani dalam penyusunan dan pengajuan proposal bantuan Alkon kepada dinas terkait.

Sementara itu, Bhabinkamtibmas Desa Uwedikan, Aipda Martono Kinait, mengimbau para petani agar menggunakan air secara bijak dan menghindari tindakan yang berpotensi menimbulkan konflik.

“Mengingat debit air semakin kecil, pengolahan lahan agar dibatasi semampunya saja agar bisa mencukupi kebutuhan. Kalau semua harus mengolah, saya rasa air tidak akan cukup,” katanya.

Ia meminta para petani untuk saling berbagi dalam kondisi keterbatasan air tersebut.

“Kami hanya sekadar mengimbau agar tidak terjadi gesekan. Mari saling berbagi seadanya demi menjaga Kamtibmas,” tegasnya.

Bagikan: