“Saya tekankan agar dalam pelaksanaan penegakan hukum hindarilah hal-hal diluar teknis perkara, yang berkaitan dengan konflik kepentingan, sehingga dalam bekerja pun akan terasa nyaman karena dilakukan tanpa beban,” imbuhnya.
Dikatakannya, di samping melaksanakan penegakan hukum yang tegas, masyarakat juga menuntut hukum lebih humanis. Dimana hukum itu, kata dia, dibentuk dan diterapkan untuk melayani manusia, sehingga hukum harus dilaksanakan dengan memanusiakan manusia.
Meski demikian, lanjutnya, pengertian hukum yang humanis bukan berarti tunduk pada tekanan yang mempengaruhi kualitas. Namun cermat dalam menyerap nilai keadilan yang tumbuh dan berkembang dalam masyarakat.
“Penegakan hukum humanis idealnya dilakukan dengan memperhatikan keadaan sekitar. Serta memahami apa yang dibutuhkan oleh masyarakat secara profesional dan proporsional,” pintahnya.
Upacara berlangsung secara khidmat dan selepas upacara di lanjutkan Upacara bersama Presiden Republik Indonesia yang diselenggarakan oleh Kejaksaan Agung melalui Aplikasi zoom di Aula Kantor Kejaksaan Negeri Banggai Laut.
Di akhiri pemotongan Tumpeng oleh Kepala Kejaksaan Negeri Banggai Laut didampingi Ibu Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Daerah Banggai Laut Ny. Desiree Reinhard dan di berikan kepada Pegawai yang berusia termuda dan yang paling tua. (IK)
