Warga Kecamatan Pagimana kembali mengeluhkan ketersediaan BBM subsidi jenis Pertalite di SPBU Pagimana yang dinilai kerap cepat habis meski baru saja menerima pasokan.
Keluhan tersebut disampaikan salah seorang warganet melalui unggahan akun media sosial Snoopy Doug, Jumat (31/7/2026). Dalam unggahannya, ia mengaku heran karena dua mobil tangki pengangkut BBM yang tiba pada sore hari sebelumnya disebut telah habis saat pagi hari.
“Bayangkan, kemarin masuk sore dua tangki, pagi ini sudah tidak ada sisa. Kasihan kami yang mencari BBM sejak pagi karena ada keperluan,” tulisnya.
Menurutnya, kondisi tersebut menyulitkan masyarakat yang membutuhkan BBM untuk beraktivitas, terutama pada pagi hari.
Ia juga berharap pengelola SPBU dapat mengatur distribusi stok agar masyarakat yang datang sejak pagi tetap memiliki kesempatan memperoleh Pertalite, meski dalam jumlah terbatas.
“Simpanlah sedikit, walaupun cuma satu liter, atau paling tidak satu selang nozel satu gelas Aqua saja,” lanjutnya.
