Opini

Inovasi Desa Louk yang Terabaikan

Kondisi ini tentu patut menjadi bahan evaluasi. Sebab, wisata desa bukan sekadar tempat rekreasi. Jika dikelola secara profesional dan berkelanjutan, kawasan wisata mampu menjadi penggerak ekonomi lokal. Kehadirannya dapat membuka ruang bagi pelaku UMKM, menciptakan lapangan kerja, meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes), hingga memperkuat identitas desa sebagai tujuan wisata.

Sayangnya, seluruh potensi tersebut hanya akan menjadi angan ketika tidak diiringi komitmen untuk merawat dan mengelolanya. Pembangunan yang berhenti pada seremoni peresmian tanpa keberlanjutan hanya akan melahirkan aset-aset mangkrak yang perlahan rusak dimakan usia.

Pergantian kepemimpinan semestinya tidak menjadi alasan berhentinya program yang terbukti membawa manfaat bagi masyarakat. Siapa pun kepala desanya, aset desa tetaplah milik masyarakat. Karena itu, inovasi yang baik seharusnya diteruskan, disempurnakan, bukan justru ditinggalkan hanya karena lahir pada masa kepemimpinan sebelumnya.

Sudah saatnya pemerintah desa bersama pihak-pihak terkait melakukan evaluasi menyeluruh terhadap keberadaan Pantai Wisata Louk Sehati. Jika potensinya masih terbuka, kawasan ini layak ditata kembali, dikelola secara profesional, dan dihidupkan kembali sebagai destinasi wisata yang mampu memberi nilai ekonomi bagi warga.

Bagikan: