Di sisi lain, Unai Simón memang tidak terlalu banyak mendapat ancaman berkat kokohnya pertahanan Spanyol. Kemampuannya memainkan bola dengan kaki sangat baik, meski terkadang terlalu berani mengambil risiko. Satu kelemahannya adalah saat mengantisipasi bola mati.
Keunggulan tipis: Argentina.
Bek Kanan: Nahuel Molina vs Pedro Porro
Pedro Porro tampil luar biasa sepanjang turnamen. Ia sukses merebut posisi utama, mencetak dua gol, dan menjadi salah satu bek kanan terbaik di Piala Dunia.
Nahuel Molina tetap berbahaya ketika membantu serangan, tetapi masih beberapa kali terlihat rapuh dalam bertahan.
Keunggulan: Spanyol.
Bek Tengah: Cristian Romero vs Pau CubarsÃ
Cristian Romero kembali menunjukkan agresivitas dan mentalitas juaranya. Selain kokoh dalam duel, ia juga menyumbang dua gol.
Sementara itu, Pau Cubarsà tampil sangat matang meski baru berusia 19 tahun. Kemampuan membaca permainan dan distribusi bolanya membuat banyak pihak terkesan.
Keunggulan tipis: Argentina.
Bek Tengah: Lisandro MartÃnez vs Aymeric Laporte
Laporte menjadi pemimpin lini belakang Spanyol dengan distribusi bola yang tenang serta disiplin menjaga garis pertahanan.
