Zulkarnain mengungkapkan, Pemdes Bantayan mendapat apresiasi khusus dari Dinas PMD dan Tapem karena menjadi desa pertama di Kabupaten Banggai yang melaksanakan penegasan tapal batas. โKami mendapat suport dan apresiasi, khususnya kecamatan Luwuk Timur karena Desa Bantayan menjadi contoh bagi desa lain di Kabupaten Banggai,โ kata Zulkarnain.
Ia berharap, tim penegasan tapal batas Desa Bantayan yang beranggotakan 16 orang dapat bekerja maksimal dan berperan aktif. โApalah artinya sebuah desa tanpa tapal batas wilayah. Ini adalah tonggak sejarah yang akan diwariskan kepada anak cucu di masa depan,โ pungkasnya.(Alin)
