BUNTA, BANGGAIPOST.COM
Pemadaman listrik yang kerap terjadi di luar jadwal dikeluhkan warga Desa Bohotokong, Kecamatan Bunta, Kabupaten Banggai. Masyarakat meminta PLN memberikan informasi yang jelas setiap kali pasokan listrik terhenti, termasuk penyebab dan perkiraan waktu pemulihan.
Keluhan tersebut disampaikan dalam pertemuan antara warga, perwakilan PT PLN (Persero) ULP Ampana, dan Polsek Bunta di Balai Desa Bohotokong, Senin (12/10/2026), pukul 14.00 Wita.
Kapolsek Bunta IPTU Andi Wijanarko mengatakan, warga berharap pemadaman di luar jadwal tidak terjadi tanpa penjelasan yang memadai.
“Warga meminta pihak PLN agar segera menyampaikan informasi kepada masyarakat apabila terjadi pemadaman, termasuk penjelasan mengenai kendala yang menyebabkan terhentinya pasokan listrik,” kata Andi.
Dalam pertemuan tersebut, PLN ULP Ampana diwakili Manajer Imran bersama tim. Sementara Polsek Bunta diwakili Aipda Muliadi.
Polsek Bunta memfasilitasi pertemuan itu agar keluhan warga dapat disampaikan langsung kepada pihak PLN. Namun, persoalan yang menjadi perhatian masyarakat bukan hanya pemadaman, melainkan juga kepastian informasi ketika gangguan terjadi di luar jadwal.
Keterbukaan informasi dinilai penting agar masyarakat dapat menyesuaikan aktivitas sehari-hari dan mengetahui penyebab gangguan pasokan listrik.(Nona/rbp)
