Iklan Banggai Post
Opini

Tambang Nikel Siuna; Luka Kolektif yang Dibiarkan?

Ini adalah langkah konkret. Tapi publik berharap lebih dari sekadar kunjungan. Jangan berhenti di dokumentasi. Rekomendasi DPRD harus tegas dan menyasar akar persoalan: izin dicabut jika terbukti merusak tanpa perbaikan.

Bukan Anti-Tambang, Tapi Pro-Keadilan

Kasus Siuna tidak harus dibaca sebagai penolakan terhadap tambang. Tetapi sebagai peringatan bahwa investasi yang tidak taat hukum hanya akan memperpanjang daftar kerusakan dan ketimpangan.

Masyarakat hanya meminta hak paling dasar: air yang bersih, tanah yang subur, dan jalan yang layak. Bukan janji CSR yang tidak seberapa dibandingkan nilai ore yang diangkut keluar daerah.

Jika hari ini negara gagal menjamin itu, maka siapa yang akan bertanggung jawab jika 10 tahun lagi, Desa Siuna tinggal jadi ingatan penuh lumpur?(*)

 

Bagikan: