Berita Utama

Sudah Dijanjikan Sejak 2023, Jembatan Masungkang Ternyata Nihil

BANGGAIPOST.COM, BATUI SELATAN – Janji Pemerintah Kabupaten Banggai untuk membangun jembatan penghubung Desa Masungkang–Batui 5 hingga kini masih belum berwujud. Ironisnya, di tengah berbagai pernyataan dan tahapan perencanaan yang terus digaungkan, puluhan siswa SMP Satap Batui 5 kembali menjadi korban setelah gagal mengikuti Ujian Akhir Sekolah (UAS) hari pertama akibat terhalang banjir sungai, Senin (25/5/2026).

Derasnya arus Sungai Kayoa membuat para siswa tidak bisa menyeberang menuju sekolah mereka di Desa Ondo Ondolu, Kecamatan Batui Selatan. Video para pelajar yang tertahan di tepi sungai pun viral di media sosial setelah dibagikan akun Facebook Simpen Komang.

Peristiwa ini kembali membuka luka lama warga Masungkang. Sebab, persoalan akses pendidikan akibat tidak adanya jembatan sebenarnya sudah berlangsung selama puluhan tahun.

Sejak 2005, anak-anak Desa Masungkang harus menyeberangi sungai setiap hari demi bisa bersekolah. Saat musim hujan tiba, mereka kerap tidak masuk sekolah karena banjir dan arus sungai yang membahayakan.

Janji pembangunan jembatan sendiri pernah diberitakan secara resmi oleh Kompas TV pada September 2023. Dalam laporan tersebut, Pemerintah Kabupaten Banggai melalui Kabag Protokol dan Komunikasi, Muhlis Pampawa, menyebut pembangunan jembatan penghubung Masungkang–Batui 5 akan segera dianggarkan dan Dinas PUPR telah diminta melakukan survei lokasi.

Bagikan: