Berita Utama

STEM ala Indonesia: “Science, Technology, Engineering, Meme”

1965: Ilmu yang Hilang dan Generasi yang Terkorbankan

Tragedi politik 1965 bukan hanya soal perebutan kuasa, tapi juga pemangkasan brutal terhadap potensi akademik bangsa. Ribuan intelektual yang dianggap “kiri” lenyap begitu saja. Banyak mahasiswa Indonesia di luar negeri menjadi eksil, tak bisa kembali karena khawatir ditangkap. Mereka hidup di pengasingan, dari Praha, Moskow, hingga Beijing. Pertanyaannya: seandainya mereka pulang dan berkarya, apakah Indonesia hari ini bisa menyalip Tiongkok? Pertanyaan itu menggantung tanpa jawaban.

Orde Baru dan Lahirnya Ilmu “Komisiologi”

Masuk era Orde Baru, Soeharto membangun sistem pembangunan dengan arahan Amerika Serikat dan sekutunya: IMF, Bank Dunia, dan lembaga donor lainnya. Mahasiswa Indonesia mulai dikirim belajar ke AS, Inggris, Australia, dan Belanda. Apa hasilnya? Banyak yang pulang membawa ilmu, tapi pemerintah tidak punya ruang menampungnya. Jurusan macam astrofisika, bioteknologi, atau teknik nuklir? Tidak ada kementerian yang peduli.

Bagikan: