Berita Utama

STEM ala Indonesia: “Science, Technology, Engineering, Meme”


Oleh: Novita Sari Yahya


Dari Nilai A ke Jurusan Biologi

Ilmu pengetahuan yang belum saya coba untuk dalami serius adalah matematika dan fisika. Ironisnya, waktu SD di Malaysia saya bisa dapat grade A di semua pelajaran. Waktu SMP, nilai Ebtanas matematika saya 9 lebih. Tapi ketika masuk SMA, barulah saya sadar: ternyata otak saya tidak seindah rapor. Matematika mulai menampakkan taringnya, fisika jadi monster yang lebih menakutkan dari guru killer, sementara biologi dan bahasa seperti pacar yang manis—selalu bikin nyaman. Tidak heran akhirnya saya masuk jurusan biologi, bukan fisika. Pilihan aman.

STEM dan Warisan Soekarno

Sekarang istilah kerennya adalah STEM—Science, Technology, Engineering, and Mathematics. Katanya itu fondasi dunia modern. Dulu, pada zaman Soekarno, ribuan mahasiswa Indonesia dikirim ke Rusia, Tiongkok, Eropa Timur, bahkan Korea Utara. Tujuannya jelas: pulang, lalu bangun Indonesia.

Bagikan: