Bagi Bupati Banggai, ukuran keberhasilan kepemimpinan bukan semata-mata berapa banyak pejabat yang dilantik atau berapa besar anggaran yang dibelanjakan. Ukuran yang lebih mendasar ialah seberapa baik birokrasi bekerja, seberapa efektif APBD digunakan, dan seberapa besar manfaat pembangunan dirasakan masyarakat.
Inilah makna SAKIP sebagai komitmen terhadap kepentingan bangsa dan rakyat: menempatkan orang yang tepat pada jabatan yang tepat, mengalokasikan anggaran sesuai sasaran, dan memastikan setiap kebijakan menghasilkan perubahan yang terukur.
Sebab, pada akhirnya, kinerja pemerintahan tidak diukur dari apa yang direncanakan atau berapa besar anggaran yang dihabiskan, melainkan dari apa yang benar-benar dihasilkan untuk rakyat.(*)
