Berita Utama

Risiko Usaha Ternak Sapi Tinggi, Peternak di Banggai Diimbau Ikut Asuransi

Ir.Ferlyn Monggesang,MSi

 

BANGGAIPOST,Luwuk- Usaha peternakan sapi secara umum memiliki berbagai risiko yang cukup tinggi. Yang diakibatkan oleh kematian, kecelakaan, kehilangan/kecurian, bencana alam termasuk wabah penyakit.

Risiko ini memicu terganggunya sistem usaha budidaya ternak dan berkurangnya produksi. Sehingganya, penting bagi peternak di Kabupaten Banggai untuk mengasuransikan ternak sapi betina produktif melalui program Asuransi Usaha Ternak Sapi (AUTS) yang digulirkan Pemerintah.

Penegasan itu disampaikan Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Ir. Ferlyn Monggesang,MSi kepada Banggai Post, Rabu (16/6).

Adapun manfaat asuransi ternak Sapi bagi peternak kata dia, yakni, pertama, memberikan ketentraman dan ketenangan, sehingga peternak dapat memusatkan perhatian pada pengelolaan usaha dengan lebih baik.

Kedua, pengalihan risiko dengan membayar premi yang relatif kecil peternak dapat memindahkan ketidakpastian risiko kerugian yang nilainya besar.

Ketiga, memberikan jaminan perlindungan dari risiko kematian dan kehilangan sapi,”Program ini merupakan kerja sama Pemerintah dengan Asuransi Jasindo. Besaran bantuan premi (subsidi) dari pemerintah melalui program ini sebesar 80% per ekor pertahun. Dan sisanya swadaya peternak hanya sebesar 20% atau Rp.40.000/ekor/tahun. Dan proses klaimnyapun cukup mudah,”paparnya.

Bagikan: