BANGGAIPOST.COM-Partai Hijau Indonesia (PHI) Sulawesi Tengah menilai desakan penundaan program Berani Cerdas dan Berani Sehat yang digelontorkan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah tidak berdasar.
Penilai ini dilontarkan PHI setelah adanya desakan Anggota DPRD Sulteng Fraksi PDI-P Suryanto, meminta dilakukan penundaan sementara terhadap program tersebut.
“Kami menilai pernyataan Fraksi PDI-P tersebut tidak berdasar serta tak ada solusi,”tegas Ketua PHI Sulteng Aulia Hakim, Jumat 26 April 2026.
Ia menilai, argumentasi Fraksi PDI-P tersebut sangat bertentangan dengan sikap DPP PDI-P yang memiliki visi besar dalam pengentasan kemiskinan.
“Sehingga kalau dibalik pertanyaannya, kenapa baru sekarang minta ditunda atau dihentikan. Harusnya analisa saudara Suryanto itu muncul sejak Anwar-Reny menjabat,”ujarnya.
“Harusnya beliau mempertimbangkan situasi saat ini terdapat ribuan masyarakat Sulteng yang tengah bersandar pada program pemerintah,”tambahnya menegaskan.
Lebih lanjut Aulia yang merupakan tokoh politik dari dapil Banggai ini mengatakan, hal yang perlu dilakukan adalah mengkaji program berani cerdas dan berani sehat. Kemudian jika terdapat kekurangan, maka segera dilakukan perbaikan.
“Program ini sudah dirasakan manfaatnya bagi banyak orang. Seharusnya tidak mesti ditunda, melainkan diperbaiki jika ada kekurangan,”terangnya.
Ia mencontohkan, program berani cerdas. Jika dalam implementasinya terdapat kegiatan yang tidak sesuai skema, maka sepatutnya segera diperbaiki.
