Berita Utama

Menunggu Harapan di Polindes yang Terlupakan

Di desa yang jauh dari pusat layanan kesehatan, keberadaan Polindes seharusnya menjadi garda terdepan. Namun yang tersisa hari ini hanyalah bangunan yang perlahan rapuh, seakan ikut melemah bersama harapan warga.

Tidak sedikit warga yang menyayangkan kondisi ini. Mereka merasa kebutuhan dasar seperti layanan kesehatan belum sepenuhnya hadir di tengah mereka. Padahal, bagi ibu hamil dan balita, akses cepat terhadap fasilitas kesehatan bisa menjadi penentu keselamatan.

Sementara itu, belum ada keterangan resmi dari pihak pemerintah desa terkait rencana perbaikan atau pengaktifan kembali Polindes tersebut. Di tengah ketidakpastian itu, warga hanya bisa berharap—suatu saat, bangunan ini tidak lagi sekadar menjadi saksi bisu.

Mereka ingin Polindes itu hidup kembali.

Bukan hanya sebagai bangunan, tetapi sebagai tempat yang memberi rasa aman. Tempat di mana warga tidak lagi harus pergi jauh untuk mendapatkan layanan kesehatan. Tempat di mana harapan bisa kembali tumbuh, di desa mereka sendiri.(*)

Bagikan: